
Di perjalanan panjang kali ini, aku menemukanmu di sudut cahaya, aku hanya bisa tersenyum haru. Mengingat kita tidak lagi bersama hanya kenangan yang menjadi sisa prasasti yang membekas.
Dahulu aku memutuskan untuk pergi hanya karena tak ingin merusak persahabatan kita, meski kadang aku selalu bertengkar dengan hati sebab menolak keputusan ku, persahabatan kita terlalu indah untuk perasaan ku yang gila ini.
Oke sampai disini dulu, wasallam.
Kisah ini akan berlanjut.